SAYYIDUL AYYAM EDISI VI | NOVEMBER 2015

guru

Kita yang pernah mengenyam bangku pendidikan pastilah tidak asing dengan sosok guru. Guru waktu itu -saat orang tua mendaftarkan kita di Sekolah Dasar- adalah sosok serbabisa, yang seakan mampu menjawab segala pertanyaan yang berputar di kepala. Apapun, bertanya pada guru adalah tempat kembali saat bingung menerjang. Seiring dewasa kita -baik jiwa, raga dan pikiran- ikut pula pemahaman kita tentang sosok guru yang tak sehebat dulu. Ternyata guru juga sekedar manusia biasa yang tak bisa menjawab semua soal yang ada, apalagi di kehidupan. Namun, guru telah memberikan kita kunci untuk membuka misteri-misteri itu dengan tangan kita sendiri. Guru telah mewariskan apa yang dimilikinya kepada muridnya, kepada kita semua. Lantas, apa yang akan kita buka dengan kunci itu sekarang? Pada Edisi ke-VI ini, Sayyidul Ayyam ingin membuka beberapa pintu pemahaman kita tentang sosok guru, tentu dengan kunci yang diterima dari seorang guru pula.

Pada edisi November 2015 ini, redaksi bulletin Sayyidul Ayyam menggaet para penulis muda dari pelajar Indonesia di Maroko untuk turut menyumbangkan buah pikirnya kepada khalayak. Dan beberapa tulisan dari Mahasiswa/i kandidat doktoral pun tak luput kami "catut"kan untuk dinikmati.

Diantara para penulis adalah:

7. Syauqy Arinal Haq

Tak usah berpanjang kata lagi. Seduh kopi, silahkan dinikmati.

Silahkan mengunjungi link berikut:

(Untuk Membaca Online)

Selamat Membaca!

Semoga bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Kritik dan saran dapat menghubungi email kami: ppimaroko@gmail.com

Tertanda


Pengurus
Dept. Media Informasi
PPI Maroko 2015/2016

PPI Maroko

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko adalah organisasi kemahasiswaan bagi para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Kerajaan Maroko. Perhimpunan ini diresmikan pada tahun 1992 oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Dr. Boer Mauna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar